depok.go.id – Besarnya arus globalisasi informasi yang tidak terkendali akan menimbulkan dampak bagi remaja dan mahasiswa, baik positif maupun negatif. Hal tersebut patut diperhatikan, pasalnya jumlah remaja di Indonesia cukup besar.

Berangkat dari permasalahan tersebut, demi meningkatkan kualitas remaja maka perlu diterapkan program Generasi Berencana (GenRe). Program tersebut dimaksud guna memfasilitasi terwujudnya tegar remaja yaitu, remaja yang berprilaku sehat, menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia, sejahtera, serta dapat menjadi contoh, model, idola, dan sumber informasi bagi teman sebayanya.

“Sebagai kader Posyandu harus dapat memberikan informasi serta penyuluhan terkait GenRe agar perilaku hidup tidak sehat dan tidak berakhlak dapat dihindari oleh para remaja, khususnya di Kota Depok,” tutur Koordinator Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Pancoran Mas, Juminten saat memberikan pemaparan pada Pelatihan Posyandu beberapa waktu lalu.

Juminten berpendapat, program GenRe ini sangat penting diketahui, sehingga nantinya para remaja dapat memperoleh informasi yang berkaitan dengan penyiapan diri dalam menyongsong kehidupan berkeluarga. Selain itu, mampu menyiapkan kematangan dalam membangun keluarga yang harmonis, serta memantapkan perencanaan dalam menata kehidupan untuk keharmonisan keluarga.

Lebih lanjut, Juminten mengungkapkan bahwa ini harus betul-betul dipahami oleh para remaja yang akan memasuki pernikahan. Saat ini banyak ditemui remaja yang melakukan nikah muda. Terlebih juga ada yang menikah dibawah umur.

“Kalau remaja mendapatkan informasi program GenRe ini, mereka akan paham pada usia berapa yang sudah matang untuk melakukan pernikahan,” tambahnya. (Indri/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo)

Bagikan post melalui :