penulisan jurnalistikdepok.go.id – Upaya meningkatkan kualitas informasi kepada masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok pagi tadi mengadakan pelatihan penulisan jurnalistik kepada operator Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Depok, Rabu (25/11/2015). Kegiatan yang dilaksanakan di Wisma Hijau ini ini mengundang Redaktur Pelaksana dari Harian Republika Subroto dan Host Kupas Tuntas Trans TV Teguh Satyawan Usis sebagai narasumber dan dibuka oleh Asisten Tata Praja Kota Depok Dudi Mi’raz.

“Sosialisasi ini penting untuk diikuti agar para kemampuan para operator penyedia informasi ini dapat meningkat, sehingga mereka dapat paham bagaimana mengelola informasi yang berupa tulisan untuk ditujukan kepada masyarakat,” ujar Dudi.  

Dudi berharap acara ini tidak hanya seremonial belaka, tetapi diharapkan ada tindak lanjut dari para operator PPID untuk mengimplementasikan ilmu penulisan yang didapatkan selama pelatihan ini. Selain itu Dudi juga berpesan kepada Diskominfo yang berperan sebagai PPID utama di Pemkot Depok untuk terus memantau kinerja pengelolaan dan pemberian informasi para operator ini di tiap unit kerjanya.

“Diskominfo harus selalu mengontrol agar kualitas tulisan yang mereka buat dapat maksimal sehingga tidak ada miss komunikasi yang terjadi terkait informasi yang diberikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi Diskominfo Kota Depok, Didi Suryadi, mengatakan bahwa pelatihan yang berlangsung selama dua hari, tepatnya 25 hingga 26 November  ini diikuti oleh 39 peserta dari semua OPD Kota Depok, baik dari dinas, badan, kecamatan dan juga kelurahan. Didi berharap dengan adanya pelatihan ini nantinya mereka akan dapat membuat tulisan dan berita mengenai tiap kebijakan, kegiatan ataupun informasi lainnya di OPD masing-masing dengan berkualitas dan informatif untuk dimuat di website.

“Para peserta ini adalah mereka yang bertanggung jawab menyajikan berita informasi di website, jadi memang harus diberikan pelatihan agar memahami bagaimana membuat berita yang baik dan benar,” ujarnya.

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yakni 25 hingga 26 November. Adapun untuk hari pertama materi yang diberikan adalah teknik menulis berita dan teknik pembuatan press release yang efektif. Sementara untuk hari kedua materi yang akan diberikan adalah menggagas ide dan menulis kreatif serta teknik wawancara dan reportase. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :