IMG-20150226-WA0010

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad siang tadi mendampingi korban kekerasan seksual saat melakukan pemeriksaan psikologis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok, Kamis (26/02/2015).

Anak berinisial AS tersebut, seminggu lalu telah mendapatkan perlakuan tidak baik dari empat lelaki yang notabenenya supir angkutan umum di Kota Depok. Kejadiannya, berlangsung di tempat kos kawasan Tanah Baru, Beji, Depok.

“Pihak kepolisian masih mempelajari data dan kronologis kejadian. Ini semacam pengantar untuk mengetahui seberapa besar tingkat traumatik yang dialami anak tersebut,” tutur Idris ditemui usai mendampingi korban.

Berdasarkan hasil pantauannya, Idris mengatakan bahwa semula anak kelas 2 SMP ini berada di Terminal Depok. Anak tersebut tidak sengaja bertemu kerabatnya. Setelah itu, kerabatnya tersebut meminjam telepon genggam korban dan membawanya.

Korban sempat bingung karena benda miliknya tersebut dibawa pergi. Lalu, AS menaiki sebuah angkutan umum dan di dalamnya hanya terdapat satu orang penumpang. AS dibawa pergi dan diberi makan oleh supir tersebut.

Saat ini, pelaku yang sudah ditangkap pihak kepolisian hanya dua orang. Sisanya, masih dalam pencarian.

“Alhamdulillah, keadaannya kini sudah membaik karena sudah mau berbicara terbuka kepada dokter,” tambah Alumni Gontor tersebut.

Dalam hal ini, Pemkot Depok akan memberikan fasilitas berupa bantuan pengobatan fisik secara gratis. Nantinya, korban akan diperiksa mengenai permasalahan kandungan serta gangguan mental yang dialami. (Indri/Diskominfo)

Bagikan post melalui :