Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mendatangi Pasar Depok Jaya, Pancoran Mas Depok, Kamis (26/02/2015). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam melakukan klarifikasi kepada warga mengenai kelangkaan gas elpiji serta kenaikan harga beras yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami memberikan informasi kepada masyarakat bahwa saat ini kebutuhan yang dikatakan langka tersebut sudah ditangani dengan baik,” tutur Alumni Gontor usai meninjau pasar di Jalan Nusantara tersebut.

Untuk kelangkaan gas elpiji, Idris mengaku saat ini sudah ada penambahan suplai dari Pertamina sebanyak 16 persen dari kebutuhan perhari. Kelangkaan tersebut diidentifikasikan karena adanya pengalihan dari ukuran 12 kg ke 3 kg.

Selain itu, Wakil Walikota kelahiran Jakarta tersebut menambahkan bahwa kenaikan harga beras yang sempat meresahkan warga didasari atas pengaruh lonjakan di tingkat nasional. Depok hanya mengikuti perkembangan kebijakan yang ada. Mengingat Kota Belimbing ini, belum bisa memproduksi beras sendiri. Sehingga, masih membutuhkan asupan dari wilayah di luar Depok.

“Alhamdulillah,  saat ini stok aman untuk enam bulan kedepan. Jadi, tidak perlu adanya penambahan kuota beras maupun elpiji,” tambah Idris.

Dalam menangani kelangkaan beras, dalam hal ini Pemkot Depok sedang gencar mengajak warga untuk mengurangi konsumsi beras sehari-hari melalui program One Day No Rice (ODNR). Di mana dalam satu hari tidak mengonsumsi nasi. (Indri/Diskominfo)

Bagikan post melalui :