idris

Walikota Depok KH. DR Mohammad Idris, MA

depok.go.id – Meski sudah sepekan dilantik, namun Walikota Depok, Mohammad Idris mengaku belum mengantongi nama-nama pejabat yang nantinya akan duduk di kursi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Secara perundang-undangan, Walikota dan Wakil Walikota yang terpilih tidak bisa melakukan promosi dan rotasi jabatan minimal enam bulan paling cepat setelah dilantik, kecuali atas pertimbangan dan permintaan yang dibutuhkan oleh kepala daerah,” ujar Walikota belum lama ini.

Sebelumnya, M. Idris mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hak prerogatif untuk menentukan siapa pejabat yang akan mendampinginya selama lima tahun ke depan. Bahkan, M. Idris telah mewacanakan untuk merombak kabinet pemerintahaan saat ini dengan pejabat yang nantinya akan ditunjuk langsung oleh dirinya.

“Hak prerogatif kepala daerah, harus dikonsultasikan kepada kementerian. Siapapun pemimpinnya tentu akan kami lakukan secara akuntabel dan transparan. Selain itu, kami juga akan terbuka dalam mengangkat dan menunjuk Pejabat,” ungkapnya.

M. Idris juga membuka kesempatan bagi siapa saja pegawai pemerintah daerah yang ingin menjadi pejabat, nantinya akan dilakukanfit and proper test.

“Bagi yang ingin menjadi camat silahkan, kami akan lakukan fit and proper test. Kami bukan menyebutnya lelang jabatan, tapi kami akan umumkan secara terbuka untuk mereka yang ingin menjadi pejabat di pemerintah kota ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa selama ini tugas dan fungsi Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) di Kota Depok kurang maksimal, bahkan terkesan tidak dilibatkan setiap kali ada mutasi maupun rotasi jabatan.

“Seluruh warga Depok sangat berharap banyak pembaruan terutama reformasi birokrasi. Kami menginginkan penempatan kepala-kepala dinas, camat dan lurah sesuai dengan disiplin ilmu dan latar belakang pengalaman birokrasinya, bukan asal main penempatan saja,” pungkasnya. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

Bagikan post melalui :