pelatihan lpsedepok.go.id- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Depok memberikan pelatihan penggunaan dan troubleshooting aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.2 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Layanan Pengadaan (BLP) Kota Depok. Hal tersebut dilakukan sebagai persiapan adanya perubahan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Kepala UPT LPSE Kota Depok Agus Setiawan mengatakan, dalam draft perubahan tercantum bahwa pengadaan barang dan jasa secara elektronik harus menggunakan versi terbaru. Hal tersebut dikarenakan untuk memudahkan proses penginputan, selain juga dokumen pengadaannya lebih terstruktur dan jelas.

“Sebelum peraturannya berlaku, kami berikan pelatihan lebih dahulu kepada penyedia barang atau jasa agar nantinya dapat mudah mengaplikasikan versi terbaru tersebut,” tuturnya saat ditemui usai pelatihan di Kantor LPSE, Balai Kota Depok, Senin (26/02/2018).

Dalam pelatihannya tersebut, LPSE Kota Depok menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia. Karena, lembaga tersebut yang mengembangkan aplikasi SPSE.

Dirinya menambahkan, diharapkan melalui pelatihan tersebut, semua pejabat maupun kelompok kerja (Pokja) yang berada di BLP Kota Depok dapat mulai memahami, sehingga selanjutnya beradaptasi dalam penggunaan SPSE versi 4.2. Mengingat ke depan akan ada perubahan peraturan presiden terkait penggunaan aplikasi pengadaan barang dan jasa.

“Saat perubahan peraturan disahkan diberikan waktu untuk mempelajarinya. Tetapi sebelum adanya perubahan tersebut, seluruhnya sudah kami bekali agar nantinya dapat langsung menggunakan versi terbaru ini,” tutup Agus.

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :