depok.go.id-Perkembangan investasi di Kota Depok mengalami peningkatan signifikan setiap tahun. Dari sejumlah investasi yang potensial untuk terus dikembangkan, sektor terbesar berada di bidang properti, perdagangan dan jasa.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Yudi Suparyadi mengatakan, di tahun 2018 nilai investasi yang masuk ke Kota Depok sebesar Rp 18,9 triliun atau lebih dari target yang hanya sebesar Rp 6 triliun. Sektor investasi terbesar berada di bidang properti mencapai 87,64 persen.

“Sektor terbesar lainnya adalah perdagangan dan jasa sebesar 5,42 persen, kemudian industri logam, mesin dan elektronik 1,84 persen, serta sektor lainnya 5,10 persen,” tutur Yudi kepada depok.go.id, Selasa (26/02/19).

Yudi menyebutkan, kenaikan di tahun 2018 sangat signifikan, karena pada tahun 2017 nilai investasi di Kota Depok yang masuk baru sebesar Rp 12,7 triliun. Sementara di tahun 2019, pihaknya menargetkan nilai investasi sebesar Rp 6 triliun.

“Target tahun ini sama seperti tahun lalu. Mudah-mudahan realisasinya lebih dari target yang ditetapkan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mencapai target yang ditetapkan, pihaknya akan melakukan sejumlah terobosan. Salah satunya dengan meningkatkan perizinan yang ramah investasi.

“Untuk meningkatkan perizinan yang ramah investasi kita akan melakukan percepatan pelayanan perizinan secara online, transparansi syarat perizinan, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :