depok.go.id – Keberadaan Partai Politik (Parpol), Ormas, LSM, OKP, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat strategis di dalam ajang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang. Elemen-elemen tersebut diharapkan mampu mengajak kaula muda yang telah memiliki hak suara untuk menjalankan perannya dalam pesta demokrasi nanti.

“Pilkada merupakan bagian dari implementasi amanah reformasi yang menuntut kita sebagai warga untuk mengambil peranan lebih banyak dan strategis. Pilkada adalah milik kita, di mana kita akan menentukan pilihan kepada siapa untuk menjalankan roda pemerintahan lima tahun yang akan datang,” ujar Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il saat menghadiri kegiatan silaturahmi Parpol di Sekarpeni, beberapa waktu yang lalu.

Pemimpin Kota Belimbing itu juga berpesan, seluruh warga yang memiliki hak pilih dapat meyakinkan diri untuk menjadi penduduk ber-KTP dan memastikan telah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Niatkan diri untuk mengetahui dengan baik calon-calon yang akan menjadi peserta calon Walikota dan wakil Walikota. Ketahui lebih dalam lagi rekam jejaknya, siapa mereka dan bagaimana perannya. Kemudian ikuti aturan dan prosedurnya agar tidak ada polemik pasca pemilihan,” imbau Nur Mahmudi.

Kegiatan yang dimotori oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) itu diharapkan mampu menciptakan kondisi Pemilu yang aman dan tertib. “Semoga kita dapat saling berinteraksi secara positif dengan semua pihak untuk menjaga dan meningkatkan keamanan serta ketertiban menuju Depok yang lebih maju dan kondusif,” tutur Kepala Kesbangpol, Taufan Abdul Fatah.

Sebelumnya, untuk menyongsong Pilkada agar berjalan baik, pihaknya telah melakukan beberapa serangkaian acara, seperti sosialisasi di beberapa media, mengadakan pendidikan politik bagi pemilih pemula serta lomba-lomba.

Taufan berharap, di dalam Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) ini, elemen yang terlibat memiliki kontribusi terhadap terciptanya suatu kondusifitas yang baik di wilayah Kota Depok. Hal tersebut menurutnya, karena FPK meliputi suku-suku yang ada di Depok. Sosialisasi ini akan terus dilakukan hingga menjelang Pilkada 9 Desember mendatang. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :