Tim Verifikasi (kedua dari kanan) dari KLHK melakukan kunjungan lapangan di RW 10, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (26/06/19). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bersama warga RW 10 dan RW 16, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, optimistis wilayahnya lolos verifikasi lapangan dalam Program Kampung Iklim (Proklim) 2019. Hal tersebut diperkuat dengan persiapan yang sangat matang, termasuk dari segi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Sebelum tim verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) datang, kami sudah mempersiapkan seluruh komponen yang menjadi persyaratan. Jadi kami optimistis, bisa lolos verifikasi dan maju ke tingkat nasional,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di lokasi penilaian Proklim RW 10, Baktijaya, Rabu (26/06/2019).

Dikatakannya, komponen yang menjadi syarat dibentuknya Proklim seperti aksi adaptasi dan mitigasi sebanyak 60 persen dan kelembagaan sebanyak 40 persen. kedua kriteria tersebut telah maksimal dilakukan di RW 10 dan RW 16 Kelurahan Baktijaya yang diusulkan untuk menjadi Proklim 2019.

“Aksi adaptasi dan mitigasi misalnya, penampungan air hujan, biopori, sumur resapan, saluran pembuangan akhir, kegiatan Reuse, Reduce, Recycle (3R) serta pemanfaatan pekarangan. Untuk kelembagaan seperti pembentukan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan keterlibatan seluruh masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Supadmi, warga RT 5 RW 10, Kelurahan Baktijaya, mengaku sudah tinggal di lokasi tersebut sejak 1985. Keguyuban masyarakat di wilayahnya sudah lama terjalin, jauh sebelum terbentuknya Kampung Proklim.

“Dengan modal ini, kami yakin bisa lolos verifikasi. Selain kompak, kami juga kaya akan pengetahuan tentang Proklim. Mudah-mudahan kami bisa mengharumkan nama Depok di tingkat nasional jika terpilih,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :