Puskesmas Ratujaya menggelar promosi kesehatan, rumah sehat sebagai salah satu penunjang program P2WKSS di Aula Kantor Kelurahan Ratujaya Lama, Kamis (26/07/18). Foto: Asyril/Diskominfo).

depok.go.id-Sebanyak 30 calon penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lokasi program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) mendapat sosialisasi terkait rumah sehat. Sosialisasi diberikan oleh Puskesmas Ratujaya agar warga paham Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Sasaran kami adalah 30 calon penerima bantuan RTLH di RT 04, 05 dan 08 di RW 05. Sebelum mereka menempati bantuan dari kegiatan P2WKSS ini, mereka harus tahu lebih dulu bagaimana kriteria rumah sehat yang dimaksud. Untuk itu, kita sosialisasikan hari ini,” ujar Kepala Puskesmas Ratujaya, Frovira Brilyandini, di sela kegiatan sosialisasi P2WKSS, Kamis (26/07/18).

Diakuinya, secara umum kondisi rumah calon penerima RTLH belum mencakup rumah sehat. Untuk itu beberapa syarat rumah sehat disosialisasikan, di antaranya tersedia air bersih, tersedia kamar mandi dan jamban, tersedia saluran pembuangan limbah, septic tank, tidak padat penghuni, ventilasi dengan pencahayaan yang cukup, serta bangunan yang kokoh.

“Yang paling utama, kami paparkan terkait rumah yang wajib memiliki ventilasi agar pencahayaan yang masuk ke dalam rumah dipastikan cukup, jamban penuhi kriteria dengan jarak sumber air bersih sepanjang 10 meter. Kadang ada yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Ini yang kita sosialisasikan,” jelasnya.

Usai kegiatan sosialisasi, lanjut Opi, sapaannya, pihaknya akan meninjau rumah di sekitar P2WKSS dan memberikan contoh, mana yang sudah masuk kriteria rumah sehat, mana yang belum.

“Kami akan lakukan peninjauan ke rumah-rumah warga, setelah itu diharapkan warga yang menerima sosialisasi melakukan self assessment untuk mewujudkan rumah sehat untuk dirinya sendiri maupun lingkungan,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :