Satpol PP saat merazia pelajar yang kedapatan membolos pada jam belajar, Kamis (26/07/18). (Foto: dok. Satpol PP).

depok.go.id-Dalam waktu tiga hari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok telah mengamankan 25 pelajar yang kedapatan membolos saat jam belajar. Setelah didata dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) serta sekolah yang bersangkutan, selanjutnya pelajar tersebut akan diberikan pembinaan.

“Razia sudah kami lakukan sejak Selasa (24/07) sampai dengan hari ini Kamis (26/07). Hasilnya sebanyak 25 pelajar berhasil kami amankan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto, di ruang kerjanya, Kamis (26/07/18).

Dikatakannya, selama tiga hari Satpol PP menjangkau siswa di pusat perbelanjaan, warung internet (warnet) dan di tempat-tempat umum lainnya di Kota Depok. Namun, Yayan mengakui, lokasi yang paling banyak ditemukan pelajar adalah di warnet.

“Saat ini warnet menjadi salah satu lokasi favorit yang dijadikan siswa sebagai tempat membolos. Untuk itu, kami juga bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) agar terus mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan komunikasi dan informatika,” terangnya.

Selain bekerja sama dengan Diskominfo, Satpol PP juga berkoordinasi dengan Disdik dan Inspektorat Kota Depok untuk menegakkan disiplin pelajar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan efek jera, agar ke depan tidak ada lagi siswa yang kedapatan membolos saat jam belajar,” tutup Yayan.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :