wali kota RTH

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat tinjau Taman Nusantara yang berada di Jalan Nusantara Depok I, Jum’at (26/8/2016). (Foto: Nita/ Diskominfo)

depok.go.id – Upaya mempercepat pengadaan dan pengerjaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Wali Kota Depok Mohammad Idris meninjau Taman Nusantara yang berada di Jalan Nusantara Depok I, Jum’at (26/8/2016). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pembangunan taman yang telah dikerjakan.

“Kami sedang coba petakan kebutuhan RTH, namun fokusnya tidak hanya di situ saja melainkan juga kami akan membuat lahan parkir resmi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan,” ujar Idris usai melakukan peninjauan.

Wali Kota juga menambahkan, fasilitas-fasilitas lainnya yang menunjang akan dikordinasikan dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta pihak terkait lainnya. Seperti toilet, rumah beribadah dan tempat pedagang.

“Nanti kita akan kordinasikan masalah parkir butuh berapa kapasitas, taman berapa, pengadaan toilet, ruang beribadah, dan tidak lupa, lapak pedagang akan kami tata, jadi tidak liar,” jelasnya.

Terkait realisasi taman di setiap kelurahan, Idris mengungkapkan pihaknya akan mulai melaksanakan pada awal 2017 sampai dengan 2021. Namun, untuk pemetaan lokasi sudah dikerjakan dari 2016 ini.

“Kita sudah punya satu taman eksisting dan akan menambah lagi di pertigaan depan MUI. Pengerjaan taman di 63 kelurahan akan kita kejar secara bertahap dari 2017 sampai 2021, kalau tidak ada hambatan akan selesai tepat waktu,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DKP Etty Suryahati mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Kantor Arsip dan Perpustakaan untuk dapat membuat taman bacaan. Tujuannya agar masyarakat yang berkunjung dapat mengisi waktu luang mereka untuk membaca.

“Kita juga akan kerjasama dengan Kantor arsip untuk membuat taman bacaan, agar mereka yang datang tidak hanya duduk-duduk saja. Boleh refreshing tapi alangkah lebih baik jika bisa memanfaatkan waktu dengan membaca,” pungkas Etty seraya mengajak.

Penulis: Vidyanita

Editor: Siti Rahma dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :