Ketua Tim Penilai Monev 10 Program Pokok PKK, Euis Soetrisno saat memberikan sambutan kegiatan Lomba Monev 10 Program Pokok PKK dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar), di Komplek Arco, Kelurahan RJB, Senin (26/08/19). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Ketua Tim Penilai Monitoring dan Evaluasi (Monev) 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar), Euis Soetrisno memaparkan, kegiatan monev penting dilakukan untuk melihat realisasi program kerja kader PKK di tahun 2019. Pihaknya juga akan memastikan, apakah program yang sudah dibuat, sesuai dengan kegiatan di lapangan.

“Kegiatan ini sangat perlu dilakukan untuk melihat realisasi program kerja tahun 2019. Kami juga akan mengkaji hasil yang telah dicapai berdasarkan rencana program kerja yang sudah disosialisasikan sebelumnya,” ujar Euis Soetrisno, di sela kegiatan penilaian Lomba Monev di Aula Kompleks Arco, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), Senin (26/08/2019).

Dirinya juga menyambut baik terkait lokasi penilaian yang setiap tahunnya berubah di Kota Depok. Menurutnya, hal tersebut menggambarkan adanya perluasan jangkauan pembinaan yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Ini akan berdampak positif pada kualitas pemerataan program di tingkat wilayah,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, partisipasi peran serta keluarga dapat meningkat. Selain itu, juga bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) PKK yang semakin terampil dan berwawasan kekinian.

“Karena perkembangan aspek kehidupan masyarakat, berhubungan langsung dengan program PKK. Apalagi, Depok mengunggulkan ketahanan keluarga, kami apresiasi hal itu. Semoga Kota Depok bisa kembali mengukir prestasi di tingkat provinsi,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :