Pemerintah Kota Depok menyerahkan dana penguatan kinerja semester kedua kepada RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan se-Kota Depok Gelombang 2 yang terdiri dari wilayah Sawangan, Bojongsari, dan Sukmajaya di Aula Lt. 10 Gedung Dibaleka II Balai Kota Depok, Rabu (26/12/2018). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id- Sebagai mitra strategis Pemkot Depok, peran ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan, sangat dirasakan keberadaannya. Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Depok menganggarkan dana penguatan kinerja yang pemberian dan usulan peningkatan dananya disertai mekanisme pengukuran serta evaluasi terlebih dahulu.

“Kinerja RT, RW, dan LPM akan diukur dan dievaluasi oleh lurah dan camat setempat, kalau kinerjanya bagus saya tidak akan segan untuk menaikkan tahun 2019 mendatang,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, usai memberikan arahan dalam Penyerahan Dana Penguatan Kinerja RT, RW, dan LPM Kota Depok Tahun 2018 Gelombang 2, Aula lantai 10 Gedung Dibaleka 2, Rabu (26/12/2018).

Dikatakan Wali Kota pada dasarnya dana penguatan ini bukan gaji bagi ketua RT, RW, dan LPM. Namun dana penguatan, dimana kepala daerah berhak melakukan evaluasi kerja dengan hasil yang terukur dan tentunya dengan perencanaan yang matang pada ketua RT, RW, dan LPM ini.

Selain itu dirinya juga mengajak ketua RT, RW, dan LPM untuk bersama-sama mewujudkan visi Depok yang unggul, nyaman, dan religius. Selain itu terus mendukung dan mengawal berbagai program Depok salah satunya Kota Layak Anak (KLA).

“Dana penguatan kinerja RT, RW, LPM merupakan bentuk perhatian Pemkot Depok akan eksistensi dan dukungan RT, RW, dan LPM, dengan harapan bisa bersinergi dalam berbagai program dan pembangunan yang diusung Pemkot Depok,” tutupnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor : Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :