Ketua Gugus Tugas KLA Kota Depok, Sri Utomo saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas KLA, Aula Lantai 1 Gedung Balaikota Depok, Rabu (26/12/2018). (Foto : Asyril/Diskominfo)

depok.go.id-Kota Depok telah meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) untuk tingkat Nindya dua kali berturut-turut. Diharapkan pada tahun mendatang,  penghargaan meningkat menjadi Kategori Utama. Untuk itu dibutuhkan sinergi dari seluruh Perangkat Daerah (PD), Kecamatan, Kelurahan, hingga perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

“Kita ingin evaluasi selama tahun 2018 sudah sejauh mana pencapaian yang diraih, dan rencana 2019 harus lebih baik lagi program KLA ini di Kota Depok,” ujar Ketua Gugus Tugas KLA Kota Depok, Sri Utomo, usai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas KLA, Aula Lantai 1 Gedung Balaikota Depok, Rabu (26/12/2018).

Sri Utomo mengatakan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Salah satunya dengan menguatkan berbagai komponen KLA terutama dalam memenuhi 5 klaster hak anak. Lima klaster yang dimaksud adalah Hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya, serta Perlindungan Khusus.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Widyati Riyandani mengatakan, dari sisi kelembagaan ataupun regulasi KLA hingga pembentukan kelompok kerja (Pokja) RW Ramah Anak sudah ada dan eksis berdiri. Namun kedepannya yang menjadi perhatian adalah mendorong RT ataupun RW dan dukungan seluruh elemen masyarakat menguatkan kualitas keorganisasian KLA.

“Kita nantinya tidak hanya memperkuat kuantitas tapi juga kualitas bagaimana organisasi KLA ini bisa jalan sesuai dengan yang sudah digariskan,” katanya.

Ditambahkannya program KLA inipun harus menjadi program yang wajib dimasukkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019. Selain program yang terkait dengan Ramah Lansia, dan juga Kota Sehat.

“Ketiga program itu wajib masuk kedalam Musrenbang 2019, selanjutnya 2020 kemungkinan akan dimasukkan pula program zero waste city karena itu merupakan program unggulan Kota Depok,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor : Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :