Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok, mendistribusikan belasan ribu kotak suara dan bilik suara dari bahan kardus ke seluruh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) di kota Depok. Hal tersebut dilakukan untuk mengganti kotak dan bilik suara yang terbuat dari aluminium.

Menurut Nana Shobarna selaku Divisi Hubmas Data Informasi dan Hubungan Antar Lembaga KPUD Kota Depok saat ditemui diruang kerjanya pada Kamis (27/02/14), mengatakan pemilihan bahan kardus dinilai lebih efisien dan hemat dari pada aluminium yang selama ini dijadikan bahan pembuatan kotak dan bilik suara. Saat ini, kotak dan bilik suara berbahan kardus tersebut sudah didistribusikan ke seluruh PPK dan proses tersebut masih berjalan sampai saat ini hingga ke tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Jumlah keseluruhan kurang lebih 13.832 unit dan memang benar dari bahan kardus dalam bentuk lipatan agar lebih efisien,”tandasnya.

Anggota KPUD Depok tersebut menambahkan meskipun terbuat dari bahan kardus tetapi beliau menjamin tingkat keamanan dan kualitas kotak dan bilik suara tersebut. Karena pembuatannya telah melalui uji coba untuk mengetahui kualitas dan tingkat keamanannya. Tidak hanya itu, pembuatan pun mengacu pada spesifikasi yang ditetapkan KPU pusat.

Senada dengan hal tersebut, belasan ribu unit kotak suara tersebut telah didistribusikan ke PPK sejak awal Februari dan hampir semua PPK telah menerima kotak dan bilik suara berbahan kardus. “Ada dua kecamatan yang masih menggunakan aluminium yaitu kecamatan Cilodong dan Sukmajaya, hal tersebut dilakukan karena jarak dua kecamatan tersebut dekat dengan gudang dan memungkinkan untuk menggunakan kotak dan bilik suara dari aluminium,” ujarnya.

Penggunaan kotak dan bilik suara berbahan kardus sangat efisien dan hemat serta dapat dilipat sehingga bisa digunakan lagi sampai pilpres putaran kedua, perawatannyapun lebih mudah. Nana menegaskan meski berbahan kertas namun isi kotak suara dapat dipastikan aman dari kecurangan. (Diskominfo/ Nita)

Bagikan post melalui :