IMG_0988

Bertempat di Aula lantai 1 Balaikota Depok, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menerima kunjungan Tim Verifikasi Kota Sehat tingkat Provinsi Jawa Barat, Jum’at (27/02/15) pagi tadi. Hadir mendampingi Walikota, Kepala Dinas Kesehatan, Noerzamanti Lies, Kepala BPMK, Widyati Riyandani beserta OPD terkait.

Tujuan Tim Verifikasi berkunjung adalah untuk mengevaluasi serta membina Kota Depok agar menjadi Kota Sehat. Kota sehat di sini dilihat dari bagaimana Kota tersebut menyediakan tempat sampah di sejumlah titik, larangan merokok di kawasan bebas rokok, kebersihan serta tersedianya ruang terbuka hijau.

Dalam sambutan hangatnya, Walikota menceritakan bagaimana gejolak kebutuhan pangan naik turun di Depok namun, tidak memberikan pengaruh kepada warganya karena selain sudah terbiasa mengganti karbohidrat dengan umbi-umbian, warga Depok juga telah dihimbau untuk menanam cabai sehingga, mereka tidak tergantung dengan harga pangan yang tidak stabil.

“Ketahanan pangan kami cukup baik, kami punya hasil tanah sendiri untuk mengangkat budaya asli kita. Selain itu, indeks glikemik umbi-umbian sangat rendah, baik untuk mencegah diabetes,” jelas Nur seraya terus menggembar gemborkan One Day No Rice (ODNR).

Pemimpin Kota Belimbing itu juga senantiasa mengajak masyarakat untuk menumbuhkan dan memperkuat tekad bersama untuk menjalin kemitraan demi mewujudkan Depok Kota Sehat.

“Untuk mewujudkannya, kita harus berkolaborasi dengan stakeholder dalam menciptakan sistem yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan,” tambahnya.

Ketua evaluasi Kota Sehat tingkat Provinsi Jawa Barat, Julianto menyatakan rasa bangganya terhadap Kota Depok. Walikota Depok yang memiliki penduduk di atas 2 juta ini ternyata memiliki program dan inovasi yang gemilang serta memiliki powerfull.

“Semoga masyarakatnya lebih sehat dan program-program ini bisa jadi contoh untuk Bupati/Walikota yang lain,” tuturnya.

Guna meraih predikat kota sehat dengan empat tatanan, dibutuhkan beberapa langkah yang harus ditempuh antara lain, rekonsiliasi semua pemangku kepentingan, melakukan asesmen, melaksanakan dan memantau bersama serta mengevaluasi dan memberlanjutkan bersama. (Nita/Diskominfo)

IMG_0956

Bagikan post melalui :