IMG_20160229_11501222

Ketua IIBF Kota Depok, Acep Al Azhari (kanan). (Foto: Nurul/ Diskominfo)

depok.go.id – Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah di depan mata, dan bukan lagi sekadar wacana. Masyarakat Indonesia tentu harus siap menghadapi perkembangan perekonomian ini.

Guna mengimbangi hal tersebut, Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Kota Depok memantapkan diri dengan sebuah gerakan beli Indonesia. Gerakan ini bukan merupakan gerakan anti negara lain atau bangsa asing.

Ketua IIBF Kota Depok, Acep Al Azhari mengungkapkan dalam gerakan ini ada dua agenda besar, yakni pertama untuk membangun karakter bangsa. Kata dia, di sini tidak hanya pengusaha, tapi juga masyarakatnya.

“Kedua, beli punya kita, paksa. Maka di sana akan muncul pembelaan,” ucap Acep, dalam pembukaan Beli Indonesia Expo ke-4 di Lapangan Komplek Bataliyon Perhubungan TNI AD (Yonhubad) Jatijajar, Tapos, Sabtu (27/2/16), yang dihadiri pula oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Pria yang juga pemilik Rumah Makan Gabus Pucung ini menyatakan, gerakan Beli Indonesia tidak anti asing. Namun, bangsa Indonesia tidak ingin dijajah dan diperbudak oleh produk luar.

“Saat ini kita sedang dijajah asing dengan invansi-invansi produk mereka. Masyarakat kita lebih senang membeli produk impor,” ujarnya.

Dari sini, lanjut Acep, dia meminta agar seluruh pihak dapat mendukung gerakan Beli Indonesia. Sehingga produk lokal dapat berjaya di negerinya sendiri. (Nurul Hasanah/Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

Bagikan post melalui :