pak wijay

Kepala Disrumkim Kota Depok, Wijayanto. (Foto : Rysko/Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok yang merupakan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru di Pemkot Depok, kini makin efektif dalam tugasnya. Terlebih, terdapat beberapa bidang dan masing-masing memiliki program unggulan yang akan digarap pada tahun ini.

Di bidang tata bangunan misalnya, program yang akan dijalankan di antaranya adalah melakukan rehabilitasi sekolah dan Puskesmas. Selain itu, juga akan dilakukan rehabilitasi gedung kecamatan dan kelurahan, serta perencanaan membuat balai rakyat.

“Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Depok,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Wijayanto saat Forum OPD Disrumkim di Hotel Bumi Wiyata, Senin (27/2/2017).

Untuk bidang permukiman, dirinya mengatakan akan lebih dipusatkan ke penyediaan air bersih dan sanitasi. Disrumkim tahun ini memiliki target pembuatan 1.000 septictank, sedangkan untuk tahun depan ditargetkan di angka 2.500 pembuaan septictank.

“Target keselurahan adalah pembangunan 5.000 septictank, semoga saja bisa terlaksana tanpa ada hambatan,” harapnya.

Sedangkan di bidang pertanahan, pihaknya akan konsen mencari lahan di kawasan timur untuk pembangunan RSUD Depok. Begitu pun kebutuhan lahan lainnya untuk membangun sarana lain seperti taman kota, sekolah dan sarana publik juga jadi perhatian pihaknya. Khusus untuk alun-alun, kata Wijayanto, tahun ini selain pembebasan tanah pihaknya juga mempersiapkan Detail Engineering Design (DED) terlebih dahulu.

“Untuk RSUD wilayah timur, tahun depan kita akan cari lahan. Mudah-mudahan kita mendapatkan,” ujarnya.

Wijayanto melanjutkan, untuk bidang perumahan, saat ini pihaknya juga sedang merancang regulasi yang akan ditetapkan. Perancangan ini tentunya dengan melakukan koordinasi dan meminta masukan dari kementerian terkait dan juga pihak Pemprov Jawa Barat.

“Kita akan lakukan koordinasi dengan pusat pastinya terkait hal ini,” tutupnya.

Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :