PN

SIAP MELAYANI: Suasana Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok. (Foto: Afifah/Diskominfo)

depok.go.id- Dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, Pengadilan Negeri (PN) Depok siap menjadi Pengadilan Negeri yang berintegritas. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan penerapan sistem pelayanan satu pintu.

Humas PN Depok, Teguh Arifiano mengatakan, pihaknya sudah menerapkan sistem pelayanan satu pintu sejak akhir Februari 2017. Dengan pelayanan satu pintu, diharapkan dapat mewujudkan pelayanan yang prima dari segi pelayanan publik.

“Penerapan sistem pelayanan satu pintu itu, agar warga Depok yang ingin menanyakan sesuatu bisa langsung ke bagian pusat informasi dan layanan publik,” katanya kepada depok.go.id, belum lama ini.

Menurutnya, masyarakat dapat menyerahkan juga surat persidangan maupun non persidangan melalui pelayanan satu pintu tersebut. Selain itu, sambung Teguh, tata cara sidang tilang yang baru dan berbasis online juga merupakan bagian dari peningkatan pelayanan PN Depok. Kemudian, Teguh menuturkan, dari segi sarana dan prasarana, PN Depok sudah membangun sarana dan prasarana untuk penyandang disabilitas.

“Kami juga sudah membuat akses jalan khusus untuk masyarakat penyandang disabilitas,” ucapnya.

Menurutnya, pihaknya juga berkomitmen untuk menciptakan pelayanan yang bersih dan bebas korupsi. Langkah tersebut dilakukan dengan cara membuat surat pernyataan dan ditandatangani.

“Pernyataan tersebut merupakan janji masing-masing unit untuk bekerja secara bersih. Jika mereka melanggar sudah jelas sanksi yang akan mereka terima. Sebab tertera jelas dalam surat pernyataan tersebut,” tuturnya.

Teguh menambahkan, masyarakat juga bisa langsung memberikan masukan serta opini kepada PN Depok sebagai bahan evaluasi. Pihaknya sudah menyediakan kotak saran puas atau tidak puas terhadap pelayanan PN Depok.

“Beragam upaya yang kami lakukan untuk warga Depok agar mendapatkan akses peradilan yang semakin cepat, baik dan transparan,” tutupnya.

 

Penulis: Nur Afifah Putri

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :