religius

Kepala Kementerian Agama Depok, Chalik A. Mawardi. (Foto: Afifah/Diskominfo)

depok.go.id- Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok ke-18, Kepala Kementerian Agama Depok, Chalik A. Mawardi, menilai Depok telah menjadi kota yang religius. Beragam program dan kegiatan telah dilakukan guna menjadikan warganya sebagai individu yang religius.

“Sesuai dengan salah satu visi Kota Depok yaitu menciptakan masyarakat religius, di usia ke 18 tahun ini saya menilai Depok telah menjadi kota yang religius,” ujarnya kepada depok.go.id usai menghadiri upacara perayaan HUT Kota Depok ke-18 di Lapangan Balai Kota Depok, Kamis (27/04/2017).

Menurutnya, penilaian tersebut diperkuat dengan figur Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang merupakan seorang Kyai. Maka semakin kental aspek-aspek religius dalam beragam aspek program dan pemerintahan.

“Misalnya saja program Depok sejuta maulid, yang membuat kegiatan agama di lapisan masyarakat semakin rutin dilaksanakan. Kemudian imbauan untuk salat berjamaah kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), serta adanya program salat jumat keliling,” jelasnya.

Dengan peringatan HUT Kota Depok, dirinya berharap, masyarakat bisa semakin religius dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Hal itu juga menjadi tugas serta sejalan dengan visi Kementerian Agama sebagai instansi vertikal Pemerintah Kota Depok untuk mewujudkan masyarakat yang religius.

“Meski sudah baik, tetapi masih terus dilakukan upaya-upaya untuk mewujudkan visi Kota Depok yaitu menjadi kota yang unggul, nyaman, dan religius,” tuturnya.

Dikatakannya, HUT Kota Depok, sambung Chalik, menjadi momentum untuk seluruh bagian Kota Depok, baik pemerintah maupun instansi dan masyarakat untuk bersilaturahmi dan semakin bersinergi. Apa yang telah dicapai oleh pemerintah harus disyukuri dan menjadi tolak ukur untuk semakin baik di kemudian hari.

“Bersama-sama bekerja untuk menjadikan Kota Depok lebih baik lagi di tahun-tahun berikutnya, serta saling bersatu meski memiliki perbedaan agama, ras, ataupun suku. Harapannya warga Depok selalu aman dan hidup rukun,” pungkasnya.

Penulis: Nur Afifah

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :