ramadan di rumah tahanan militer

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad menghadiri buka puasa bersamadengan keluarga besar Rumah Tahanan Militer (RTM), Cimanggis, Depok, Sabtu (27/06/2015).

depok.go.id – Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad sore tadi menghadiri Iftor Jama’i (buka puasa bersama) dengan keluarga besar Rumah Tahanan Militer (RTM), Cimanggis, Depok, Sabtu (27/06/2015). Kegiatan yang bertajuk Marhaban Ya Ramadhan “Bulan Taubat dan Berbagi Kepada Sesama” ini juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim.

Ketua DKM Nurul Jannah, Dalwani mengatakan bahwa dirinya merasa sangat bersyukur karena kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh RTM. Dia juga mengucapkan terimakasih khususnya kepada Kepala Instalasi Tahanan Militer (Kastal Tahmil) Letkol (CPM) Kaspar Ohoiwirin yang menariknya justru beragama Katolik, karena dalam kegiatan kegiatan yang positif ini pihak RTM juga turut melibatkan masyarakat.

“Kami sebagai warga juga dilibatkan, dari 20 anak yatim yang diberikan santunan, lima orang merupakan warga sekitar sedangkan sisanya merupakan anak yatim dari Abitul Quran,” jelasnya.

Sementara itu, Idris Abdul Somad juga turut mengaperisiasi kegiatan ini. Menurutnya, ini merupakan bentuk indahnya toleransi umat beragama karena walaupun RTM dipimpin oleh non muslim, namun secara kelembagaan mengadakan kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama serta turut melibatkan masyarakat sekitar.

“Selama ini tidak ada kericuhan umat beragama di Depok, ini merupakan cerminan bahwa masyarakat Depok memiliki kecerdasan menghadapi kemajemukan,” tuturnya.

Selain itu, dia juga turut mengajak para tahanan militer yang turut hadir untuk dapat lebih memaknai bulan Ramadhan. Menurutnya, di bulan yang penuh berkah ini merupakan momen yang bagus untuk memulai segala kebaikan dan melupakan hal buruk yang pernah diperbuat.

“Di bulan yang baik ini kita memiliki kesempatan untuk bertaubat, hingga kita bisa menjadi orang yang diharapkan Allah untuk bertaqwa,” jelasnya.

Kepala Instalasi Tahanan Militer (Kastal Tahmil) Letkol (CPM) Kaspar Ohoiwirin sendiri berharap kegiatan positif ini dapat dilaksanakan secara rutin di tiap Ramadhan dan bermanfaat bagi warga sekitar. Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa di RTM selalu memupuk pendidikan agama dengan baik untuk para Napi dan petugas. Hal itu agar karakter religius dapat ternanam dengan baik di karakter civitas RTM.

“Di sini pendidikan agama harus ada, kami menerapkan tiap hari shalat jamaah. Selain itu kami punya ustad yang memimipin shalat jumat dan setelahnya dilanjutkan dengan pengajian dan pembelajaran mengenai agama,” jelasnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :