depok.go.id-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mulai melirik RW 24 Kelurahan Mekarjaya dan RW 14 Kelurahan Bojongsari, untuk dijadikan Kampung Program Iklim (Proklim) tahun 2020. Lokasi tersebut dinilai layak, mengingat sebagian besar warganya sudah memiliki lahan hijau.

“Kedua RW ini bisa jadi usulan Proklim untuk tahun 2020. Karena mereka telah menerapkan budaya menanam pohon. Namun, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati, di Balai Kota, Kamis (27/06/2019).

Ety menambahkan, DLHK nantinya akan melakukan pendampingan untuk menambah beberapa unsur yang harus ada dalam Kampung Proklim. Seperti sumur biopori, sumur resapan, pemilahan sampah, bank sampah dan lain-lain.

“Mereka harus menambahkan lahan hijaunya, sambil nanti akan kita berikan beberapa bantuan seperti pot, bibit dan alat biopori. Akan kita bimbing dan beri sosialisasi, yang terpenting adalah semangat warganya,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk persiapan Kampung Proklim, DLHK telah melakukan beberapa kali sosialisasi. Dirinya berharap, pembenahan sarana dan prasarana untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai Kampung Proklim, bisa berjalan sesuai rencana.

“Alhamdulillah, masyarakatnya sangat antusias. Mudah-mudahan rencana ini bisa kita realiasaikan untuk tahun depan,” ucapnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :