Seorang pengunjung tengah mencoba belajar batik khas Depok, dalam Indonesia City Expo (ICE) Tahun 2018. (foto: Pipin/Diskominfo).

depok.go.id-Ada yang unik dalam perhelatan Indonesia City Expo (ICE) 2018 di Tarakan Kalimantan Utara. Kehadiran Batik Depok dalam pameran tersebut memiliki magnet tersendiri bagi warga Tarakan. Para pengunjung bukan sekadar membeli batik di stan Pemkot Depok, namun juga begitu antusias untuk belajar cara membatik.

“Guna menarik pengunjung kita juga menghadirkan pembatiknya langsung, asli Depok. Dengan demikian, mereka bisa mencoba (praktik) cara membuat batik dan dibimbing oleh orang yang berpengalaman,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disdagin Depok, Anim Mulyana kepada depok.go.id, Jumat (27/07/2018).

Sementara itu, Ambar selaku pembatik asal Depok mengaku, bangga banyak anak muda, khususnya warga Tarakan yang tertarik belajar membatik. Menurutnya, dengan belajar membatik merupakan langkah positif untuk mencintai kebudayaan negeri.

“Alhamdulillah, sejak dibuka di hari pertama banyak pengunjung yang antusias belajar batik khas Depok. Meskipun ada juga yang tidak terlayani, karena yang datang begitu banyak. Tetapi di hari-hari berikutnya, selain membeli tidak sedikit yang mencoba-coba menggoreskan canting di selembar kain yang sudah kami siapkan ini,” ucap Ambar.

Ditemui di lokasi stan, Retno Adiyati Pamungkas, Guru Kesenian SMK Negeri 3 Kota Tarakan, mengaku senang dengan pengalamannya belajar membatik. Apalagi, yang mengajarkan ahlinya langsung.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya belajar membatik. Seru, agak tegang juga karena sedikit panas. Dengan belajar membatik secara tidak langsung, kita juga diajarkan tentang pesan-pesan kehidupan terkait kesabaran dan keuletan,” pungkasnya.

Penulis : Pipin Nurullah
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :