Kepala DPAPMK Kota Depok bersama Ketua TP PKK Kota Depok (tengah) bersama para peserta Sekolah Pra Nikah. (Foto: Nurul/ Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya dalam mewujudkan dan menguatkan program Ketahanan Keluarga. Salah satunya melalui program Sekolah Pra Nikah yang menjadi komitmen Pemkot dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk berkeluarga.

“Pondasi utamanya dahulu yang harus kuat yaitu keluarga. Karena itu, hadirnya Sekolah Pra Nikah agar menciptakan keluarga yang tangguh dalam menyelesaikan segala persoalan anak, suami dan istri. Termasuk juga mencegah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” kata KepalaDinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari usai membuka Sekolah Pra Nikah, Aula Bank BJB, Margonda, Selasa (27/08/2019).

Lebih lanjut, ucapnya, guna membangun sebuah rumah tangga yang berketahanan tidak hanya bisa bermodalkan cinta saja. Namun, keluarga juga harus mempersiapkan faktor ekonomi. Calon ayah juga harus menyiapkan mental yang kuat, sehingga saat mendapat masalah bisa menyelesaikan dengan bijak.

“Ketika suami dan istri saling memahami tugas dan tanggung jawab dan saling mendukung satu sama lain darisisi ekonomi, Insya Allah akan kuat Ketahanan Keluarga mereka. Tentu saja hal ini harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida mengatakan, membangun rumah tangga ini ibarat sepasang sepatu yang memiliki kepanjangan setia sepanjang waktu. Suami dan istri harus membangun kepercayaan dan menguatkan komunikasi antar kedua belah pihak.

“Komunikasi ini menjadi hal yang penting. Suami istri harus saling memahami agar rumah tangga bisa harmonis,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :