simulasi damkardepok.go.id – Terjadi kepulan asap yang membumbung tinggi dan disinyalir berasal dari lantai 2 gedung pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos). Ratusan pengunjung dan karyawan panik berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang mengalami luka-luka.

Hal tersebut hanyalah simulasi yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Selasa (27/10/15). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, simulasi kebakaran di pusat perbelanjaan atau gedung-gedung perkantoran merupakan kegiatan yang sangat penting dan rutin untuk dilakukan.

“Simulasi ini hal penting yang perlu diketahui pengelola gedung, termasuk mall-mall yang ada di Depok. Dalam simulasi ini kami berikan contoh bagaimana menghadapi kebakaran misalnya, memberi pemahaman kepada seluruh pengunjung dan tenant mall agar jangan panik jika ada kebakaran. Kemudian jika ada kepulan asap, mereka sebaiknya merangkak berjalan keluar gedung,” ujarnya.

Yayan Arianto menegaskan, guna menghadapi peristiwa kebakaran yang terjadi di dalam gedung, maka semua pihak harus bersinergi, seperti pemilik gedung, masyarakat atau pengunjung dan management gedung.

“Ketiga komponen itu harus bersinergi dan saya berharap agar pengelola gedung atau mall memberikan himbauan kepada tenant dan pengunjung jika terjadi kebakaran agar jangan panik. Saya juga sudah cek, untuk keamanan alat pemadam kebakaran di mall-mall Depok hampir semuanya lengkap. Hanya ada satu mall yakni Depok Trade Center (DTC) yang alat pemadam kebakarannya masih belum lengkap. Kami sudah kirimi surat agar segera dilengkapi,” tegasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Manager Marketing Detos, Ferry Nurdin Firdaus mengatakan jika simulasi kebakaran rutin diadakan pihaknya setahun sekali.

“Selama keberadaan Detos sejak 10 tahun lalu, simulasi ini merupakan kali ke delapan yang dilakukan. Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada para tenant dan juga pengunjung bagaimana menghadapi kebakaran jika hal itu terjadi,” ujarnya.

“Kami juga mengimbau para tenant untuk merawat dan mengecek secara rutin, alat pemadam darurat berfungsi atau tidak,” tutup Fery. (Vidyanita/ Ed: Faizal Satrio – Diskominfo).

Bagikan post melalui :