Startup Olanesia saat menjadi juara pertama dalam lomba Inovasi Daerah, di Balai Kota Depok, Selasa (27/11/2018). (Foto: Diskominfo). 

depok.go.id-Program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yaitu Zero Waste City, didukung warga Depok melalui startup bernama Olanesia. Startup buatan Emod Tri Utomo dan kawan-kawan ini, efektif mengatasi permasalahan sampah di Kota Depok sekaligus bermanfaat bagi warga karena bisa mengonversi sampah menjadi rupiah.

Dikatakan Emod, konsep yang ditawarkannya guna mengatasi permasalahan sampah yang belum terintegrasi di Kota Depok. Sehingga nantinya dengan platform Olanesia ini, akan mengatasi sampah dari hulu sampai hilir dengan mentransformasikan sampah hingga memiliki nilai jual.

“Olanesia berupaya mengajak bank sampah skala kota mengolah sampah anorganik dikonversi misalnya menjadi bijih plastik, atau pun diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Emod, yang menjadi juara pertama dalam lomba Inovasi Daerah, di Balai Kota Depok, Selasa (27/11/2018).

Melalui platform yang sedang dibangunnya ini, tambah Emod, Olanesia sudah masuk pada tahap finalisasi dan akan memulai berbagai program di awal tahun 2019 mendatang. Dia berharap adanya dukungan besar, baik dari Pemkot Depok maupun masyarakat Depok pada umumnya untuk mengembangkan startup tersebut.

“Kalau sudah berjalan kita akan buat recycle center di Depok untuk meningkatkan added value sampah, nanti juga sistemnya akan online atau digital. Kami jemput bola sampah ada di mana, sistem kita akan dibuat jadwal seluruh kecamatan yang ada di Depok untuk mengambil,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :