DLHK Kota Depok saat melakukan Sosialisasi Proklim di aula Kecamatan Cimanggis, Selasa (27/11). (Foto: Indri/Diskominfo).

depok.go.id- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus melakukan sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) di seluruh wilayah. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan lingkungan yang hijau di Kota Depok.

“jadi penerapan Proklim di sejumlah wilayah harus mulai dilakukan dalam meminimalisir dampak pemanasan global. Hal itu dikarenakan saat ini perubahan iklim sudah semakin terasa, kalau bukan dari kita yang menjaganya, siapa lagi,” kata Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok Eti Yuniarti kepada depok.go.id usai Sosialisasi Proklim di aula Kecamatan Cimanggis, Selasa (27/11).

Dikatakannya, penerapan Proklim dilakukan dengan cara melakukan penanaman pohon hijau di setiap RW. Dalam penerapannya, semua masyarakat harus memiliki tanaman hijau pada pekarangan rumah mereka.

Selain itu, ujarnya, dilakukan juga pembuatan lubang resapan biopori minimal satu di setiap RW. Biopori tersebut dapat menampung air hujan yang nantinya dapat dimanfaatan saat musim kemarau terjadi.

“Tanaman hijau harus selalu dipelihara karena dapat bermanfaat bagi tubuh kita. Ada juga biopori sebagai sumur resapan yang berguna saat musim kemarau,” jelas Eti.

Sementara itu, Camat Cimanggis Eman Hidayat mengimbau masyarakatnya untuk melakukan penanaman pohon terutama tanaman obat keluarga (TOGA). Sebab, selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, TOGA dapat bermanfaat untuk kesehatan.

“Melalui kelurahan sudah kami fokuskan agar pekarangan sekecil apapun harus dilakukan penanaan pohon. Karena itu, dengan adanya Proklim ini masyarakat kami dapat terus maksimal dalam menerapkan penghijauan di lingkungan tempat tinggal mereka,” pungkasnya.

Penulis : Indri Purnama
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :