Dinsos Gelar Pelatihan Dasar Kader Pendamping ODHA 2

Suasana pelatihan dasar konseling keluarga kader pendamping ODHA. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Hidup dengan penyakit HIV/AIDS tidak hanya butuh kesabaran untuk sembuh. Tapi, juga diperlukan penguatan psikososial pada penderita HIV/AIDS seperti upaya Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang memberikan pelatihan bagi kader pendamping di masing-masing kecamatan di Kota Depok untuk melakukan tindakan promotif dan preventif serta memberikan penguatan bagi para pasien Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

“Untuk tiap kecamatan kita sudah miliki 3 orang kader pendamping ODHA. Total seluruhnya 33 orang dengan 1 orang koordinator kader dari seluruh kecamatan se-Kota Depok,” ujar Ketua LK3 Kota Depok, Wulandari Eka Sari, di Aula Perpustakaan Umum Kota Depok, Rabu (27/12/2017).

Wulan mengatakan dengan pelatihan ini, kader-kader pendamping diminta dapat mendekatkan diri kepada masyarakat untuk lebih mempermudah dalam mengubah stigma negatif terhadap ODHA. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun lembaga terkait untuk lebih peduli dan memperhatikan segala hal yang berhubungan dengan HIV/AIDS, demi menyelamatkan generasi bangsa ke depannya.

“Para kader ini memiliki tugas edukasi, konseling, dan penguatan para ODHA. Sehingga ODHA ini bisa mandiri dan menjadi motor penggerak dalam sosialisasi ke masyarakat, bahwa HIV ini bisa dicegah dan ada upaya agar tidak tertular,” katanya.

Dirinya juga berkomitmen, LK3 akan berupaya menjadi mitra pemerintah dengan didukung oleh masyarakat. Hal ini dilakukan dalam rangka menguatkan ketahanan keluarga untuk mewujudkan manusia yang berkualitas. Karena dengan keluarga yang harmonis akan memiliki ketahanan yang kokoh, sehingga mampu melahirkan manusia yang berkualitas baik secara mental, raga, dan kemampuan berpikir.

“Salah satu pencegahan keluarga tidak terkena HIV/AIDS ini sendiri salah satunya dengan mengokohkan keluarga itu sendiri, dan kita sangat mendorong hal tersebut agar tidak terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Depok,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :