ibu rohika

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rohika Kurniadi Sari. (Foto : Nurul/Diskominfo)

depok.go.id –Upaya mewujudkan Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA) akan diikuti dengan terbentuknya Kelurahan Layak Anak. Program tersebut juga akan dikawal gugus tugas yang berfungsi menyusun program dan perkembangan KLA.

“Langkah pertama dalam pengembangan KLA adalah harus ada gugus tugas KLA. Selanjutnya gugus tugas inilah yang nantinya menyusun berbagai program dan kegiatan dalam mewujudkan KLA, termasuk melakukan monitoring dan pelaporan,” terang Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rohika Kurniadi Sari saat memberikan materi dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak di Gedung Balaikota Depok, Selasa (28/02/2017).

Menurutnya, dalam KLA juga diperlukan adanya data pilah anak dalam bentuk profil anak atau profil kelurahan. Selain itu, juga harus dibentuk forum anak tingkat kelurahan, sekolah ramah anak, kelompok masyarakat yang ikut dalam pemenuhan hak anak, serta adanya lembaga masyarakat di tingkat kota dalam menyelesaikan kasus kekerasan pada anak.

Dikatakan Rohika, Kota Depok yang telah meraih predikat Madya dalam KLA saat ini diharuskan membuat laporan kembali untuk masing-masing gugus tugas yang bertanggung jawab terhadap empat klaster yang ada. Sehingga predikat KLA dengan kategori Madya bisa dipertahankan atau bahkan bisa ditingkatkan.

“Penghargaan ini kan langsung dari Presiden, karena untuk menilai sejauhmana kewenangan negara hadir dalam melindungi hak anak. Saya yakin Kota Depok untuk tahun ini bisa meraih predikat yang lebih tinggi,” ucapnya optimis.

Ia juga menilai sangat positif program Kota Depok yang akan membuat taman terpadu di setiap kelurahan. Karena menurutnya, ruang terbuka seperti taman ini juga merupakan sebagai implementasi dalam pemenuhan hak anak.

“Tinggal nanti dilihat dan ditelaah setiap taman yang dibuat harus sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan, seperti memenuhi unsur keamanan, pendidikan, dan kesehatan. Tak kalah pentingnya agar taman yang ada harus gratis, tanah tidak boleh berkonflik, tidak ada tanaman berduri di sekitar taman, dan mainan yang ada tidak boleh membahayakan anak. Kalau Depok akan membuat yang seperti ini saya sangat mendukung sekali, karena nanti anak-anak di Kota Depok akan memiliki tempat bermain bersama,” tukasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :