Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat meresmikan Karnaval Budaya dan Pawai Mobil Hias dalam rangka HUT ke-19 Kota Depok, Sabtu (28/04). (Foto: Bima/Diskominfo)

depok.go.id- Puncak peringatan hari jadi ke-19 Kota Depok dimeriahkan dengan karnaval budaya. Acara tersebut dijadikan ajang untuk menunjukkan potensi yang ada di wilayah berdasakan kebudayaan.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, ciri khas karnaval budaya kali adalah keberagaman. Menurutnya, walaupun penduduk asli Kota Depok adalah Betawi dan Sunda tetapi saat ini sudah semakin beragam dan berbaur.

“Salah satu contoh keberagaman budaya yang ditonjolkan pada karnaval ini adalah tarian dari penari Ayodya Pala yang menampilkan berbagai tarian khas nusantara,” tutur Mohammad Idris kepada depok.go.id, usai mengikuti pawai Karnaval Budaya, Sabtu (28/04).

Dikatakannya, karnaval budaya kali ini melibatkan sekitar 11.000 warga Kota Depok. Dimana, setiap kecamatan menampilkan potensi yang dimiliki wilayahnya.

“Mulai dari hasil perkebunan, perikanan, hingga kuliner yang ditonjolkan oleh setiap kecamatan dan ini potensi lokal yang bisa kita kembangkan,” katanya.

Dirinya menambahkan, memasuki usia Kota Depok yang ke-19 masih terdapat berbagai tantangan dan persoalan yang harus diselesaikan. Untuk itu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan prestasi dan semangat untuk membangun Kota Depok yang lebih baik.

“Disamping banyak perubahan infrastruktur yang kami lakukan untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi memang masih ada permasalah yang harus terus dibenahi,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim
Diskominfo

Bagikan post melalui :