Ribuan Anak se-Depok kampanyekan stop kekerasan di acara Karnaval Budaya yang dilakukan sepanjang jalan Margonda Raya, Sabtu (28/04). (Foto: Jose/Diskominfo).

depok.go.id-  Demi memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Depok, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) mengajak sebanyak 1000 anak untuk mengikuti karnaval budaya dan mobil hias, Sabtu (28/04). Dalam karnaval itu, mereka mengkampanyekan anti-kekerasan terhadap anak di sepanjang Jalan Margonda Raya.

“Anak-anak yang dilibatkan dari forum anak yang ada di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan,” Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak DPAPMK, Yulia Oktavia, kepada depok.go.id.

Dikatakannya, di dalam atribut anti-kekerasan terhadap anak berisi jargon-jargon yang diserukan kepada masyarakat. Salah satu jargon yang berisi ‘Anak-anak Adalah Penerus Bangsa’. Dalam karnaval budaya, anak-anak yang merupakan pelajar Kota Depok itu berjalan sekitar 500 meter, mulai dari D’Mall hingga Balai Kota Depok.

“Ini merupakan bagian dari upaya mendukung Kota Depok sebagai Kota Layak Anak,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Kota Depok, Nizar Arif merasa senang anak-anak dilibatkan dalam karnaval budaya di puncak peringatan HUT Kota Depok. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa Kota Depok memperhatikan pendapat anak.

“Ini merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap hak anak yaitu menjujung hak kebebasan anak,” pungkasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :