depok.go.id-Tema hari jadi Kota Depok ke-20 kali ini dimaknai warga dan pejabat di Kecamatan Cinere sebagai momen untuk mempersatukan berbagai kultur. Melalui Karnaval Budaya, beragam kultur warga yang ada di Kecamatan Cinere tampak harmonis dengan balutan keragaman pakaian adat Nusantara.

Camat Cinere, Mangnguluang Mansur mengatakan, secara geografis Cinere dekat dengan Ibu Kota, sehingga dikenal kental dengan budaya Betawi. Akan tetapi, imbuhnya, warga Cinere sendiri cukup beragam suku dan budayanya, mulai dari Aceh, Jawa, Sunda, hingga Sumatera.

“Karena itulah, kami menginisiasi gerakan ini semata mempererat persaudaraan,” ujarnya kepada depok.go.id, Minggu (28/04/2019).

Dikatakannya, peserta karnaval menempuh rute ratusan kilometer dari Jalan Pasar Segar, menuju Jalan Markisa, hingga Jalan Persatuan atau dekat Kantor Kecamatan Cinere.

“Jadi tidak terlalu membuat macet, karena rute yang diambil bukan jalan utama,” katanya.

Setelah karnaval, warga Cinere langsung dihibur berbagai pertunjukkan kesenian oleh Karang Taruna (Katar) dan seniman lainnya. Seperti pertunjukan pencak silat, tari-tarian Betawi, hingga lenong yang kegiatannya dipusatkan di kantor kecamatan.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris yang turut hadir melepas peserta Karnaval Budaya memberikan apresiasi atas kreativitas warganya. Terlebih, ada juga warga yang mengenakan busana dari bahan-bahan daur ulang.

“Intinya dengan kegiatan ini, kita tetap menjaga persatuan dan melestarikan kebudayaan lokal,” pesannya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :