depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sukses meraih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018 kategori utama. Dengan APE tersebut, Pemkot Depok dinilai berhasil menerapkan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan, yang saat ini secara bertahap diupayakan dalam pemenuhan dan sarana responsif gender.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, pemerintah telah menyediakan ruang publik ramah keluarga. Diantaranya taman, pedestrian, area bebas rokok, fasilitas ruang menyusui, tempat penitipan anak. Selain itu, ada pula penyediaan fasilitas-fasilitas pelayanan publik di puskesmas, perusahaan, dan perkantoran yang ramah anak atau ramah lansia.

“Pemkot Depok berupaya untuk terus memenuhi fasilitas dan sarana responsif gender. Hal ini tidak terlepas dari peran masyarakat,” kata Nessi kepada depok.go.id di Balai Kota Depok, belum lama ini.

Lebih lanjut, ucapnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, Indeks Pembangunan Gender (IPG) sebesar 93,05 persen, sehingga menduduki peringkat keenam di Provinsi Jawa Barat (Jabar) setelah Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, Kota Cirebon, Kabupaten Bandung, dan Kota Bekasi. Selain itu angka Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) kota Depok tahun 2017 sebesar 81,40 persen.

“Angka ini merupakan angka tertinggi di Provinsi Jabar dan juga peringkat ketujuh nasional. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari Pemkot Depok dalam merencanakan dan kegiatan pembangunan yang responsif gender,” pungkasnya.

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :