depok.go.id – Kecamatan Sawangan memiliki empat inovasi unggulan untuk ditampilkan pada penilaian Lomba Kecamatan Layak Anak tingkat Kota Depok 2018. Inovasi itu, salah satunya adalah pembuatan alur pelaporan bila ada tindak kekerasan pada anak.

Camat Sawangan, Zaenuddin mengatakan, alur pelaporan tersebut dibuat secara koprehensif. Prosesnya dimulai dari ditemukannya korban kekerasan pada anak, hingga dibantu diantar penanganan melalui Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok.

“Untuk menghadapi lomba, ada sejumlah persiapan yang kami lakukan. Namun, kami paling tekankan inovasi pembuatan alur pelaporan saat terjadi kekerasan pada anak,” ujar Zaenuddin, usai memaparkan materi dalam Lomba Kecamatan Layak Anak di Aula Kecamatan Sawangan, Jumat (28/09/2018).

Ditambahkannya, inovasi yang selanjutnya yakni menyiapkan Posko Satgas Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di masing-masing kelurahan se-Kecamatan Sawangan. Inovasi berikutnya, yaitu membuat Surat Edaran Camat Sawangan tentang gerakan perlindungan anak, serta gencar sosialisasi anggota tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain kecuali orang tua, dengan sasaran di forum pengajian anak-anak oleh para Kader dan Fokla Kecamatan Sawangan.

“Semoga dengan inovasi yang kami telurkan bisa membawa Sawangan sebagai Kecamatan Layak Anak yang sesungguhnya,” tutupnya.

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :