Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat mejadi inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dirangkaikan dengan HUT PGRI ke-73 di lapangan Balai Kota Depok, Rabu (28/11). (Foto: Bima/Diskominfo).

depok.go.id- Wali Kota Depok Mohammad Idris mengharapkan momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November, mampu meningkatkan profesionalisme guru. Dengan begitu, dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kota Depok.

“Posisi guru ini sentral. Untuk itu, peningkatan profesionalisme dan peran strategis guru, serta tenaga kependidikan sangat berdampak pada kehidupan bangsa dan negara yaitu para generasi penerus,” kata Mohammad Idris usai upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dirangkaikan dengan HUT PGRI ke-73 di lapangan Balai Kota Depok, Rabu (28/11).

Dikatakannya, profesi guru melekat pada integritas dan kepribadian mereka. Guru harus menjadi contoh teladan dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi siswanya di sekolah.

“Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, ciri guru profesional yang harus dimiliki adalah guru yang memiliki kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik,” jelasnya.

Kemudian, sambungnya, seorang guru yang profesional harus mampu membangun kesejawatan. Bersama rekan-rekan sejawat guru, guru terus belajar mengembangkan diri dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju pertumbuhan zaman.

“Ketiga seorang guru yang profesional harus mampu merawat jiwa sosialnya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, HGN 2018 menjadi semangat untuk terus membangun peradaban bangsa. Hal itu agar Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, dan berkarakter, serta mampu bersaing dalam kancah pergaulan global.

“Diharapkan juga peningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya kedudukan dan peran strategis guru, serta tenaga kependidikan dalam membangun karakter bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :