hari ibu

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ibu ke-87 yang dilaksanakan di lapangan Balai Kota Depok, Senin (28/12/15). (Foto : Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ibu ke-87 yang dilaksanakan di lapangan Balai Kota Depok, Senin (28/12/15). Dalam upacara ini, seluruh petugas merupakan kaum perempuan.

Dalam upacara tersebut, Nur Mahmudi membacakan pidato Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Yohana Susana Yembise. Dalam pidato tersebut, Nur Mahmudi mengatakan peringatan Hari Ibu dijadikan hari nasional untuk menghargai jasa perempuan, karena perempuan juga ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia bersama kaum laki-laki. 

“Perempuan merupakan partnership yang baik untuk pembangunan, sehingga penyamarataan gender tercipta berkat semangat yang diberikan oleh kaum perempuan,” ujar Nur Mahmudi.

Nur Mahmudi juga mengatakan bahwa perempuan harus setara dengan laki-laki, baik dalam kesetaraan akses terhadap pemerintahan dan juga proses pengambilan keputusan.

Tidak bisa dipungkiri, masih banyak terjadi diskriminasi dan eksploitasi terhadap hak perempuan dan anak. Adanya Hari Ibu diharapkan dapat mengingatkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dari segala bentuk kekerasan

“Fakta di lapangan masih banyak ditemukan tindak kejahatan seksual, penularan HIV, Narkoba, kriminalitas. Kami berharap pondasi ketahanan keluarga dapat lebih diperkuat untuk mewujudkan generasi yang baik,” papar Nur Mahmudi.

Perlu diketahui, di Indonesia Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember. Hari tersebut ditetapkan sebagai perayaan nasional.  Penetapan tanggal tersebut berdasarkan pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung tahun 1938. Kongres tersebut memutuskan tanggal 22 Desember setiap tahun dijadikan sebagai Hari Ibu. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :