depok.go.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menegaskan bahwa Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang diberikan kepada para warga yang baru pindah ke Depok memiliki fungsi yang sama dengan e-KTP. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pendataran Penduduk Disdukcapil, Jaka Susanta.

“SKTT itu legalitasnya sama dengan e-KTP, karena dalam SKTT ada kop surat, cap, dan tanda tangan kepala dinas,” ujar Jaka.

Penegasan Jaka disampaikan karena saat ini pembuatan e-KTP memiliki beberapa hambatan, yaitu beberapa kelurahan kekurangan tinta ribbon dan film untuk mencetak e-KTP. Upaya menanggulangi masalah tersebut, pihak Disdukcapil memberikan SKTT sebagai identitas sementara untuk warga pindahan dan surat keterangan pengganti KTP bagi warga usia 17 tahun yang baru membuat.

Jaka mengatakan bahwa SKTT ini dapat dilampirkan jika para pendatang hendak mengurus sesuatu yang mengharuskan melampirkan e-KTP, misalnya jika membuat rekening di bank dan hal lainnya yang memerlukan e-KTP.

“Tidak bisa diragukan legalitasnya, karena Disdukcapil yang mengeluarkan,” tegasnya.

Jaka juga mengimbau kepada para warga pindahan agar tidak perlu takut datanya belum masuk ke Disdukcapil Kota Depok apabila sudah melakukan perekaman. Hal ini sebab apabila sudah melakukan perekaman, data warga tersebut otomatis sudah terdaftar menjadi warga Depok namun hanya tinggal menunggu pencetakan e-KTP saja.

“Kalau sudah merekam datanya akan masuk dan ini terintegrasi ke Kemendagri, jadi tak perlu khawatir,” tutupnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :