MOU KIA_2

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, menandatangani MoU guna memfasilitasi pemilik KIA (Kartu Identitas Anak) di lapangan Balai Kota Depok, Senin (28/12/15). (Foto : Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Setelah beberapa pekan lalu Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok meluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA), hari ini Disdukcapil melakukan penandatanganan MoU dengan beberapa perusahaan guna memfasilitasi pemilik KIA untuk mendapatan hak anak.

MoU ini dilakukan sebagai upaya tindak lanjut Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengamanahkan Kota Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA) yang selama ini digembor-gemborkan. Adapun beberapa mitra yang bekerjasama antara lain bidang perbankan seperti Bank BJB, bidang pendidikan seperti toko Gunung Agung, bidang pariwisata seperti kolam renang Bumi Wiyata dan kolam renang Aladin serta rumah sakit swasta.

“Nantinya mitra-mitra ini akan memberikan penawaran diskon kepada pemegang KIA. Diharapkan dengan adanya fasilitas ini, anak-anak dapat menerima benefit yang bermanfaat,” ujar Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, usai penandatanganan MoU di lapangan Balai Kota Depok, Senin (28/12/15).

Dia juga menambahkan, manfaat yang diperoleh pemerintah yaitu dapat mengidentifikasi anak sejak usia dini dan mendeteksi siapa saja yang layak masuk ke jenjang pendidikan dan mendapatkan perhatian serta pendataan status sosial dan kesehatan mereka sejak awal.

KIA ini merupakan kartu yang diterbitkan bagi anak yang berdomisili dan terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) Kota Depok. Pemegang kartu ini ditetapkan bagi mereka yang berusia satu hari sampai dengan usia 16 tahun dan belum menikah.

KIA pada dasarnya adalah Undang-Undang tentang Kota Layak Anak dan diperkuat dengan PP dan Perda Kota Depok serta untuk memenuhi hak anak secara teknis. Ini juga merupakan kebijakan lokal, di mana untuk Provinsi Jawa Barat baru Kota Depok yang menerapkannya.

Nur Mahmudi juga berterimakasih  dan mengapresiasi kepada seluruh stakeholder, mitra kerja pendukung bagi lahirnya Kartu Identitas Anak ini. Dirinya berharap agar sinergi dan kolaborasi positif senantiasa terjaga bagi terwujudnya Depok Kota Layak Anak. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :