pak walikotadepok.go.id – Terungkapnya kasus kriminalitas oleh sekelompok geng motor yang meresahkan warga Kota Depok, tak lain berkat rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV). Untuk mengantisipasi terulangnya kasus tersebut, Pemkot Depok akan memasang sekitar 100 kamera CCTV di sejumlah lokasi rawan agar potensi kriminalitas bisa langsung terpantau pihak kepolisian.

“Dari sisi pembangunan, ke depan akan dianggarkan pembelanjaan CCTV sebanyak 100 buah, dan akan ditempatkan di sejumlah lokasi rawan kriminalitas,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, usai upacara Peringatan Hari Ibu, di Balai Kota, Kamis (28/12/2017).

Untuk penempatan lokasi CCTV, dikatakannya, akan berkoordinasi dengan kepolisian. Karena itu, lokasi pemasangannya tidak diumumkan ke publik. Namun, ditegaskannya anggaran pembelanjaan CCTV sudah siap diajukan.

Selain itu, kata Mohammad Idris, Pemkot Depok juga akan menjalin nota kesepahaman (MoU) bersama tiga pilar, agar yang bertugas di pos polisi (pospol) bukan hanya petugas kepolisian, tapi juga perangkat TNI dan jajaran Pemkot Depok.

Dari sisi pembinaan, kata Mohammad Idris, Pemkot Depok akan mendorong perangkat daerah terkait, seperti Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dinas Sosial (Dinsos), Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan lembaga-lembaga ketahanan keluarga untuk merangkul anak putus sekolah atau pengangguran agar tidak terlibat dalam pergaulan geng motor. Termasuk menjalin sinergitas dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

“Nanti ada tim khusus untuk menangani permasalahan ini. Karena pada intinya, kita selalu sigap dengan kejadian apa pun, seperti kenakalan remaja maupun kriminalitas,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :