Tim Cricket Depok Uji Tanding di Pra Porda Lawan Bandung dan Bogor

Tim Cricket Putra dan Putri yang mengikuti ajang pra porda di lapangan cricket Pasir Kalong, Mega Mendung belum lama ini. (Foto : Istimewa/Diskominfo)

depok.go.id- Tim Cricket Putra dan Putri Kota Depok melakukan uji tanding pada Pra Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Lapangan Cricket Pasir Kalong,  Mega Mendung Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 23-25 Desember 2017. Pra Porda Cricket ini diikuti oleh tiga kota antara lain Bandung, Depok dan Bogor

Manajer Cricket Kota Depok, Lutfi Rochman mengatakan, pola permainan pada Pra  Porda ini mengunakan sistem kompetisi penuh atau seluruh tim akan saling bertemu. Hal tersebut dikarenakan hanya ada tiga daerah yang menjadi peserta.

“Pada putaran pertama tim cricket putri menempati urutan ke 1 disusul dengan kota Bandung dan kota Bogor, sedangkan untuk tim putranya berada di posisi ketiga,” ujarnya kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dirinya menuturkan, menjadi cabang olahraga (cabor) baru yang dipertandingkan Cricket tidak melewati Babak Kualifikasi (BK) Porda. Hal tersebut disebabkan jumlah peserta yang hanya enam kota/kabupaten, sehingga akan ada Pra Porda 2 Cabor Cricket pada Februari 2018.

“Disamping prestasi tim, Atlet Kota Depok juga meraih prestasi individu. Untuk tim putri atas Adlia Rahma Maulida meraih Best Batting, kemudian  untuk tim putra atas Stanley Raranta mendapatkan Best Fielding dan atlet  Revan Muhammad Sebagai Best Bowling,” katanya.

Dikatakannya, terkait potensi atlet, pengurus cabang (pengcab) telah melakukan penjaringan atlet selama delapan pekan. Selain itu, sambungnya, Kota Depok memiliki empat atlet putri  PON untuk tim Jawa Barat, dua diantaranya masuk dalam seleksi nasional Sea Games.

“Kami menargetkan yang terbaik untuk Kota Depok, mungkin kita tidak akan  muluk-muluk, sementara kita bisa berharap di putri untuk nomor super 8, untuk nomor T 20 akan kita lihat di pra Porda 2,” terangnya.

Menurutnya, untuk mempersiapkan target medali pihaknya akan menjalani latihan misalnya penambahan jam tanding untuk kesiapan keahlian dan mental. Dan juga melakukan uji tanding dengan kota/kabupaten baik di Jabar maupun luar provinsi.

“Bersama seluruh atlet, pelatih Ridwan Amin dan official Teta kami akan berupaya untuk meraih medali,” ucapnya.

Lutfi menambahkan, Pra Porda yang dilakukan merupakan bagian program kerja Pengcab Cricket yang digunakan untuk tolak ukur kemajuan program latihan. Dari program tersebut masing-masing tim dapat mengkoreksi kekurangan yang ada.

Penulis : Janet  Swastika

Editor  :  Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :