Wali Kota Depok, Mohammad Idris membuka kegiatan itsbat nikah di ruang Edelwesi, lantai 5, Balai Kota Depok, Jumat (28/12/18). (Foto: Bima/Diskominfo).

depok.go.id- Wali Kota Depok, Mohammad Idris menilai itsbat nikah yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) merupakan salah satu wujud perlindungan dan pemenuhan hak anak. Pasalnya, melalui itsbat nikah, pasangan yang belum sah pernikahan secara negara akan disahkan, sehingga memudahkan dalam mengurus berbagai dokumen bagi anak.

“Itsbat nikah ini bertujuan memberikan kepastian hukum melalui pengesahan pernikahan yang belum sah secara negara. Dengan begitu, akan memudahkan dalam mengurus dokumen bagi anak seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA). Ini adalah hak-hak anak yang harus kita berikan,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada depok.go.id, usai membuka kegiatan Sidang Itsbat Nikah di ruang Edelweis lantai 5, Balai Kota Depok, Jumat (28/12/18).

Dikatakannya, banyak keuntungan yang dapat diperoleh oleh para peserta itsbat nikah. Terdapat lima dokumen sekaligus yang akan diperoleh.

“Diantaranya buku nikah, perubahan status pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta KIA bagi pasangan yang sudah memiliki anak dibawah 16 tahun,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, sidang itsbat nikah yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tidak dipungut biaya. Untuk itu, Mohammad Idris mengimbau bagi masyarakat yang pernikahannya belum sah secara negara agar segera mendaftar ke Disdukcalil di lantai 2, gedung Dibaleka II.

“Mudah-mudahan dengan disahkannya pernikahan para peserta itsbat nikah ini dapat menambah keberkahan dari Allah SWT,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :