depok.go.id-Diraihnya penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat (Jabar) adalah hasil kerja keras seluruh Perangkat Daerah (PD) di Pemkot Depok. Dengan komitmen penyusunan laporan keuangan yang baik, jadi kunci keberhasilan peraihan WTP yang ke-8 kalinya secara berturut-turut.

“Komitmen penyusunan laporan keuangan dan aset terus kita jaga. Karena dua hal tersebut sangat terkait. Inilah yang mengantarkan kita meraih WTP ke-8 kalinya,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana, di ruang kerjanya, Rabu (29/05/2019).

Selain itu, lanjut Nina, kekurangan laporan tahun lalu dan arahan dari BPK Provinsi Jabar, terus diperbaiki Pemkot Depok untuk penyusunan laporan keuangan berikutnya. Kerja sama antar-PD juga tetap dijaga, agar ketepatan dalam penyampaian laporan bisa terus dipertahankan.

“Mempertahankan itu lebih sulit, pemeriksaan setiap tahun akan lebih mendalam. Hal yang tidak kita duga jadi sasaran pemeriksaan, ini yang harus jadi perhatian untuk antisipasi dari semua sisi. Baik penataan urusan keuangan, SPJ-nya, aset, pengelolaan aset, penataan aset dan lain-lain. Kerja sama semua dinas juga dijaga. BKD hanya koordinator saja,” katanya.

Untuk diketahui, Pemkot Depok meraih WTP ke-8 kalinya dari BPK Provinsi Jawa Barat yang diberikan di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Jalan Moch Toha, Bandung, Selasa (28/05/19). Dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat, hanya Kota Depok dan Kota Banjar yang peraihan WTP-nya hingga delapan kali berturut-turut.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :