depok.go.id – Menjelang lebaran, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terkait maraknya maling yang berkeliaran saat rumah kosong ketika ditinggal sang pemilik melaksanakan shalat tarawih.

Pasalnya, sudah ada korban dari tindakan maling yang tidak bertanggung jawab ini. Wanita yang tidak mau disebutkan namanya ini, sebut saja Nihlah, salah satu korban yang tinggal di kawasan Cagar Alam, Pancoran Mas, Depok. Dirinya mengaku terkejut ketika mendapati rumahnya berantakan karena disatroni maling usai shalat tarawih, Minggu (28/06/15).

“Saya kaget, rumah udah berantakan, jendela juga rusak. Perasaan saya udah ngga enak, ternyata benar ada maling menyusup lewat jendela,” ujarnya seraya menyesalkan apa yang terjadi.

Modus yang digunakan adalah pelaku masuk melalui jendela rumah yang dicongkel dengan alat. Menurut saksi mata, diperkirakan maling tersebut berjumlah dua orang dengan tugas berbeda. Ada yang mengawasi, ada juga yang mengacak-acak rumah.

Nihlah menuturkan, dua hari sebelum kejadian ada seseorang dengan gelagat aneh memerhatikan rumah di sekelilingnya satu persatu. Setelah informasi dirasa cukup, maling pun melancarkan aksinya dengan mengincar rumah kontrakan.

Ketua RT setempat, Toto Sunarto mengimbau kepada seluruh warganya untuk memastikan rumah sudah dalam keadaan terkunci saat ditinggal beribadah dan jangan letakkan uang maupun perhiasan yang mudah ditebak.

“Intinya kita sama-sama menjaga, warga pastikan lingkungan sekitarnya sudah dalam keadaan aman, rumah pastikan sudah dalam keadaan terkunci dan awasi setiap warga yang tak dikenali sebagai langkah antisipasi. Kalau sudah begini, kewaspadaan perlu ditingkatkan lagi,” tutur ketua RT 06 Kelurahan Pancoran Mas, Depok ini.

Akibat kejadian tersebut, Nihlah mengalami kerugian berupa uang tunai senilai lima juta rupiah dan handphone dua buah. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :