e-ktp_2

Ilustrasi E-KTP (Foto: Diskominfo)

depok.go.id – Kepala Bidang Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Zainah meminta kepada para masyarakat Kota Depok untuk segera merekam data kependudukan atau e-KTP di masing-masing kelurahan sebelum 30 September 2016. Hal tersebut merupakan arahan langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagdri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

 “Itu arahan langsung dari Kemendagri, maka kami meminta masyarakat yang belum merekam untuk segera melaksanakan perekaman,” jelas Zainah, Senin (29/8/2016).

 Zainah mengatakan bahwa masyarakat yang belum melakukan perekaman melewati 30 September nantinya tidak akan tercatat dalam administrasi kependudukan pusat. Sehingga bisa dikatakan akan mendapatkan kesulitan dalam mendapatkan pelayanan publik.

 “Karena tidak tercatat, maka pelayanan publik yang basisnya menggunakan Nomor Induk Kependudukan tidak bisa diakses,” jelasnya. Contoh pelayanan yang kemungkinan tidak dapat diakses adalah BPJS, Perbankan, Pelayanan SIM, dan lain-lainnya.

 “Untuk itu kami meminta kepada masyarakat agar segera melakukan perekaman, karena prosesnya mudah sekarang, hanya membawa fotokopi Kartu Keluarga sudah tidak memerlukan surat pengantar RT/RW lagi, toh ini juga untuk kebaikan masyarakat sendiri” jelasnya.

Perlu diketahui, bahwa saat ini terdapat 58.854 jiwa yang belum melakukan perekaman e-KTP per 20 agustus 2016. Di Depok, perekaman bisa dilakukan di tiap Kelurahan, itu berarti ada 63 titik perekaman.

 “Ditambah, nanti kami berencana membuka pelayanan pada hari Sabtu, agar masyarakat yang tidak memiliki waktu di hari kerja dapat melakukan perekaman,” tutupnya.

Penulis: Rysko

Editor: Siti Rahma dan Yulia Shoim

Bagikan post melalui :