depok.go.id – Upaya melakukan pengawasan penuh terhadap alat tera serta perlindungan kepada konsumen, Depok akan memiliki Gedung Kemetrologian yang berlokasi di Sukmajaya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok, Agus Suherman.

“Gedung itu merupakan upaya memenuhi syarat untuk pelayanan tera dan tera ulang alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP),” ujar Agus.

Agus berharap adanya gedung ini dapat menjadikan Depok sebagai kota yang tertib ukur, karena nantinya gedung itu akan memberikan perlindungan terhadap konsumen dalam menetapkan takaran yang tepat agar tidak dirugikan. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang metrologi legal, yaitu alat timbangan harus diukur secara berkala.

“Pemilik alat timbang akan datang ke gedung tersebut untuk menera ulang atau nanti petugas kami yang turun ke lapangan untuk menera timbangan yang tidak mungkin dibawa ke gedung kemetrologian,” ujar Agus.

Petugas berkewajiban memeriksa apakah alat ukur yang dimiliki sesuai, demi melindungi konsumen. Adapun alat-alat yang harus dilakukan pengecekan secara berkala adalah timbangan bahan makanan, timbangan emas, alat ukur obat-obatan, dan bahkan alat ukur di SPBU.

“Penera ahli minimal dua orang dan pengamat tera juga mininal dua orang. Kami juga sudah mengajukan ke BKD untuk membuka formasi PNS sesuai dengan jurusan di bidang ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok mengatakan bahwa gedung tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini. Hal ini karena sebelumnya pembangunan yang dilakukan sejak 2014 lalu sempat terhenti, namun untuk tahun ini sudah dilanjutkan pembangunannya.

“Target kami gedung tersebut akan selesai pada tahun ini, untuk pengadaan alat itu menjadi wewenang Disperindag, pihak Tarkim hanya dalam pembangunan gedung saja,” ujar Kania. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :