depok.go.id – Upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Depok, Dinas Kesehatan (Dinkes) akan meluncurkan SIJARIEMAS (Sistem Informasi Emerging Maternal Neonatal Survival). Program ini dibangun dengan menggunakan SMS Gateway dan melalui call center yang siaga selama 24 jam.

“Nantinya Dinkes akan mempunyai call center khusus yang akan standby 24 jam yang menjembatani ibu melahirkan apabila terdapat keadaan darurat yang ingin di rujuk ke RS,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dinkes, dr. Zakiah saat dijumpai di meja kerjanya (29/09/2015).

Zakiah juga menjelaskan cara kerja sistem informasi ini bahwa, apabila bidan yang sedang membantu proses persalinan ataupun di Puskesmas dapat mengirim SMS ke nomor pusat yang ada di Dinkes untuk membawa pasien kegawatdaruratan ke rumah sakit yang telah siap menerima pasien tersebut.

Menurutnya, call center yang berjaga nanti akan mengawal proses rujukan, di antaranya mengingatkan stabilisasi rujukan dan penghubung antara bidan perujuk dan rumah sakit. Adanya sistem ini diharapkan pasien dapat langsung tertangani dengan cepat, tepat, dan aman.

Dokter yang akrab disapa Kiki ini mengungkapkan, terkadang sering terjadi kendala saat memproses rujukan ketika dokter tidak di tempat dan rumah sakit penuh. Oleh sebab itu, sistem rujukan kegawatdaruratan ibu melahirkan dan bayi baru lahir serta konsultasi ibu hamil yang dibangun dalam SIJARIEMAS.

“Kita tidak ingin ada lagi cerita pasien, khususnya ibu melahirkan yang ditolak rumah sakit dikarenakan tidak tersedianya kamar atau sebab lainnya,” tutupnya. (Nurul Hasanah/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo).

Bagikan post melalui :