Anggota Komisi B DPRD Kota Depok, Yuni Indriany (jilbab abu) saat memantau bantuan air bersih dari PDAM Tirta Asasta ke warga di Cipayung. ( Foto: Istimewa/Diskominfo)

depok.go.id –  PDAM Tirta Asasta Kota Depok mengirimkan bantuan dua mobil tangki air bersih kepada warga RT 03, RW 01, Kecamatan Cipayung, Kelurahan Ratu Jaya pada (28/09). Bantuan dilakukan PDAM Tirta Asasta setelah mendapatkan permintaan air bersih ke wilayah tersebut.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Dyah Pitaloka mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih. Bantuan air bersih tidak hanya bagi pelanggan, namun juga untuk warga Depok yang bukan pelanggan PDAM Tirta Asasta.

“Untuk permohonan  air bersih tentu harus mengikuti persyaratan yaitu dengan membuat surat permohonan atau melalui pejabat setempat,” ujar Imas, sapaannya, kepada depok.go.id, Jumat (28/09).

Dikatakannya, bantuan air bersih yang diberikan kali ini adalah murni dari PDAM. Sebab memang wilayah tersebut belum memiliki jaringan air dari PDAM Tirta Asasta.

“Jadi kami bagikan secara gratis di wilayah itu. Kali ini PDAM mengirimkan bantuan sebanyak dua tangki berkapasitas 5.000 liter dan 8.000,” jelasnya.

Di tempat yang sama, anggota Komisi B DPRD Kota Depok, Yuni Indriany menyambut baik upaya PDAM Tirta Asasta Depok melayani masyarakat. Menurutnya, bantuan air bersih di saat kemarau ini sangat dibutuhkan masyarakat.

“Ini memang inisiatif DPRD karena sudah ada warga yang memohon air bersih di wilayah itu, sehingga saat kami meminta bantuan PDAM responnya sangat baik. Kebetulan PDAM menjadi leading sektor pengawasan kami (Komisi B DPRD),” terangnya.

Dirinya menambahkan, meski dalam pelayanan air bersih sudah baik, pihaknya akan mendorong agar PDAM Tirta Asasta melakukan survei minat kepada warga perkampungan. Dengan begitu, warga di pelosok yang berminat  dapat terlayani kebutuhan air bersihnya.

“Memang saya pahami PDAM tidak bisa asal investasi, sebab juga harus dilihat minat dari warganya,” pungkasnya.

 

Penulis: Janet Swastika

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :