depok.go.id – Setelah dilakukan Sidak makanan, beberapa pedagang di Pasar Agung dan Musi ada yang barang dagangannya positif mengandung formalin. Di Pasar Agung makanan yang positif mengandung formalin di antaranya daging sapi, udang, dan tahu kuning. Sementara di Pasar Musi terdapat tahu, tongkol dan usus yang juga positif mengandung.

“Kita akan selidiki dengan fokus, karena ini kandungan formalin yang berbahaya dikonsumsi tubuh. Jadi kita akan terus lakukan dengan bertahap koordinasi dengan  Pemkot Depok,” ujar Kasat Narkoba Polresta Depok, Vivick Tjanjung, Selasa (29/12/2015).

Vivick juga mengatakan bahwa salah satu pedagang yang dagangannya positif mengandung formalin sudah lama berdagang. Hal ini berarti bahwa mereka mengambil di supplier yang sama selama berdagang. Selanjutnya pihaknya akan melacak keberadaan supplier barang dagangan yang mengandung formalin ini untuk segera ditindaklanjuti.

“Mereka rata-rata mengambil pasokan makanan seperti tahu di pabrik di luar wilayah Depok. Kami akan interogasi lebih dalam ke pedagang untuk mengetahui dengan detail suppliernya,” ujarnya.

Vivick menambahkan bahwa pihaknya akan lebih menitikberatkan penyidikan ke pihak supplier, karena mereka inilah yang tahu soal jumlah besaran kandungan formalinnya. Penyuplai ini nantinya akan dijerat dengan Undang-undang UU pengendalian dan pengawasan bahan pangan, sedangkan pedagang akan dilakukan pembinaan, berkoordinasi dengan Pemkot Depok.

“Target kami lebih ke penyuplai, agar diketahui mereka mendistribusikan ke mana saja. Sementara itu pembinaan juga dilakukan ke pedagang agar mereka tidak mengambil di tempat yang sama dan lebih berhati-hati,” tutupnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :