sidak pejalan kaku

Nur Mahmudi Isma’il melakukan Sidak pelanggar penyeberang jalan di depan pusat perbelanjaan ITC Depok, Selasa (29/12/15). (Foto : Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Guna menegakkan kedisiplinan dalam menyeberang jalan, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, melakukan operasi mendadak (Sidak) pelanggar penyeberang jalan di depan pusat perbelanjaan ITC Depok, Selasa (29/12/15).

Nur Mahmudi mengaku kegiatan ini bukanlah kali pertama dilakukan, melainkan kegiatan rutin. Namun, banyaknya pelanggar yang membandel disinyalir menjadi masalah utama mengapa kedisiplinan dalam menyeberang jalan sulit ditegakkan.

“Saya (Walikota) sering mengingatkan penyeberang jalan saat naik motor untuk menyeberang melalui  Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), karena menyeberang tidak pada tempatnya dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Maka dari itu, Sidak akan terus kami lakukan sampai pelanggar jera,” ujar Nur Mahmudi.

Adapun untuk memberikan efek jera, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok yang turut dalam Sidak tersebut menahan KTP para pelanggar untuk nantinya didata dan diberikan sanksi. Sedikitnya, puluhan warga terjaring dalam Sidak kali ini.

“Nanti akan didata dan pelanggar harus mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri, dendanya bisa mencapai 50 juta dan atau kurungan tiga bulan penjara,” tegas Kepala Satpol PP, Nina Suzana.

Sementara itu, Ahmad Fatoni, seorang warga yang tertangkap basah saat menyeberang jalan mengaku melanggar peraturan karena ikut-ikutan orang sebelumnya.

“Lebih cepat nyeberang di sini (depan ITC) ketimbang lewat JPO, jauh. Tapi kadang-kadang lewat jembatan juga sih,” ucap warga asal Bogor itu.

Nur Mahmudi berharap kepada seluruh aparat baik Satpol PP maupun Dishub untuk bekerja lebih intensif dalam rangka mengingatkan para pejalan kaki agar menggunakan JPO yang sudah dibangun pada jarak yang sudah ideal, yaitu di sekitar terminal dan depan Kantor Balai Kota Depok untuk menekan angka kecelakaan dan penegakan kedisiplinan. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo)

Bagikan post melalui :